topmetro.news, Asahan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos MSi hadiri pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara ke 40, Senin (15/6).
MTQ dibuka Wakil Menteri Agama, Dr Romo HR Muhammad Syafii didampingi Gubsu, Bobby Nasution SE MM, Wagubsu, H Surya BSc, Bupati/Walikota se Sumut dan Forkopimda di Lapangan Astaka Pancing, Jalan Willem Iskandar, Pasar V Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan – Deli Serdang.
Ketua panitia, H Muhammad Yasir Tanjung SPdI menyampaikan MTQ ke 40 Provsu berlangsung 10 hari, diikuti 1.109 peserta dari 28 kabupaten, 7 kota serta 3 Perguruan Tinggi, Poldasu dan PTPN. Peserta akan bertanding 8 cabang dan 25 golongan.
“Sebanyak 56 juara pertama akan dipersiapkan mewakili Provsu pada MTQN di Kota Semarang – Jawa Tengah”, Yasir.
Kejatisu, Muhibuddin SH MH menyampaikan Al-qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam dan kolaborasi harus dibangun di atas dasar kebajikan serta ketakwaan.
Wagubsu menyampaikan MTQ merupakan sarana syiar Islam, pembinaan umat, serta penguatan nilai nilai Al-qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Gubsu memberikan hadiah 10 paket umrah kepada peserta berprestasi dan Wamenag memberikan 2 paket umrah bagi.
Gubsu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ ke 40 Provsu. MTQ menjadi momentum untuk memperkuat syiar Al-qur’an, membumikan nilai nilai Qurani serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Sumut tingkat nasional maupun internasional.
Wamenag menegaskan MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-qur’an, tetapi juga sarana memperkuat persatuan bangsa, membangun karakter umat, serta menanamkan nilai nilai Al-qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Wamenag mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-qur’an sebagai pedoman hidup dalam menghadapi berbagai tantangan zaman serta memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun daerah dan bangsa.
Usai mengikuti pembukaan, Bupati Asahan MTQ merupakan sarana yang sangat strategis dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-qur’an serta membentuk generasi yang berakhlak mulia dan religius.
“MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai nilai Al-qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Reporter | Indra

